Wednesday, January 21, 2026

Tantangan Aktualisasi Diri di Lingkungan yang Minim Ambisi

Hi, long time no see. Hope you’re all doing well and in a good condition.

Lately, i feel lonely.

Pernah denger lagu "Dalane rame, atiku sepi...."? Kurang lebih kayak gitu lah ya...Tempatnya rame, aktivitas jalan terus, tapi hati kok berasa sepi dan capek. Kayak cuma aq doang yang masih semangat mikir, berjuang, dan pengin bergerak, sementara yang lain ya jalan aja sesuai maunya....

They just do what they want to do. Atau lebih tepatnya, they only do what they are told to do.

Pelan-pelan, kondisi kayak gini tuh bikin demotivasi.

Makanya judul postingan ini aq buat seperti itu.

Di postingan ini, aq pingin sedikit beropini tentang tantangan aktualisasi diri di lingkungan yang minim ambisi. Aq bilang minim ambisi karena kebanyakan orang kerjanya by instinct. Nggak ada target yang jelas, nggak dibuka ruang diskusi untuk gimana capai kinerja yang tinggi.

Inisiatif ciptakan inovasi? Berprestasi? Atau sekedar nanya "Can we do this better?" Kayaknya jarang banget deh. Yang ada sebatas kerja apa yang disuruh kerjakan,Kalau nggak ada instruksi mengerjakan sesuatu, berarti nggak ada yang perlu dikerjakan. Ya udah, selesai. Hahaha.

Masalahnya, diriku bukan tipe yang bisa diam dan tutup mata kalau lihat kondisi kayak gitu. Ingin rasanya aq bagi-bagi ide di kepala ini ke semuanya. Pingin banget rasanya ngajak diskusi, share pikiran, mikir bareng. Tapi apa daya diriku sebatas e es en biasa, bukan siapa-siapa, not decision-maker.

Hal-hal kayak gini ini yang kadang bikin drop dan bertanya dalam hati "buat apa aq disini?" kalau pola kerjanya bakal gini terus, sebaiknya q mutasi aja nggak sih...

Tapi pertanyaan itu sering q jawab sendiri.

Masa iya aq gak bisa? Masa iya aq gak mau nyoba?

I think i can. I think we can.

Jadi aq pilih bertahan. Tetap disini, tetap berusaha dan tunjukkan yang terbaik dari q. Walaupun kadang rasanya sendirian banget. Buat aq, inilah tantangannya.

Aq sadar, tantangan orang lain bisa jauh lebih berat. Ada yang harus ninggalin anaknya nangis tiap berangkat kerja, ada yang anaknya sakit, ada juga yang keluarganya lagi ada masalah. Dibandingin itu, problem aq kelihatannya cuma soal kerjaan. Hehehe.

Pernah someone bilang "Kamu ini diskusinya kok bahas kerjaan mulu sih, secinta itukah kamu sama this place?"

I think it's not like that. Mungkin ya most of my time emang aq habisin di sini. Jadi wajar aja kalau pikiran aq muter-muter di sekitaran tempat ini. Aq peduli karena aq ada di dalamnya.

Kadang terbersit juga semisal aq ikut arus aja dengan lingkungan ini, what will happen? Just be cuek, nggak peduli, dan ngerjain tugas aq sendiri aja. Terserah yang lain mau gimana.

Sepertinya pernah q coba. Dan ya, semuanya tetap berjalan seperti biasa.

But it becomes slow. Pelan banget.

Kayak slow living, tapi bukan yang mindful dan menyenangkan. Apa ya? Lebih ke stagnan gitu.

Dan dari situ aq sadar, buat aq tantangan terbesar aktualisasi diri itu bukan soal beban kerja atau keterbatasan. Tapi soal gimana caranya tetap mau bertumbuh di lingkungan yang nggak nuntut pertumbuhan itu sendiri.

Maybe growing quietly is my form of resistance. Bukan buat ngelawan orang lain, tapi buat ngelawan stagnasi. Capek sih. Tapi sejauh ini, aq masih mau bertahan dan bertumbuh.

Aktualisasi diri tidak selalu harus keras, ambisius, atau penuh pengumuman.
Kadang cukup dalam bentuk disiplin sunyi, belajar diam-diam, dan pilihan-pilihan kecil yang konsisten dikerjakan.

Aq tidak menuntut semua orang untuk berambisi sama. Setiap orang punya ritmenya sendiri. Tp aq juga belajar untuk tidak mematikan apiq sendiri serta menurunkan standar demi menyesuaikan diri.

So,keep the spirit! 💪💪💪

Wednesday, November 19, 2025

Bersyukur, Bersyukur, Bersyukur

 Alhamdulillah 'alaa kulli hal....

Tiba-tiba teringat ada blog ini. Udah lama banget tidak posting2 ya. Kalo lihat draft tersimpan sih ternyata banyakan curhat isinya. Tp gak usah dipost kali ya, hehehe.

Kali ini mau share about my feeling. Sesuai judul harus banyak banyak banyaaaaak bersyukur. Alhamdulillah atas semua nikmat yang diberiNya. Melihat kembali postingan di blog ini benar-benar gak nyangka bisa sampai di titik ini. Meski sadar, nggak semua yang kita inginkan bisa terwujud tp Allah selalu tahu mana yang terbaik bagi kita. So yeah, mari selalu bersyukur aja yaaaa...

Liat postingan yang dulu pingin S2, alhamdulillah udah terwujud. Liat postingan yang dulu berharap lulus CMA alhamdulillah sedang berproses pula menjadi MA sekarang ini. Tahun lalu bahkan yang gak puas dengan apa yg dikirim buat apresiasi GTK dedikatif, alhamdulillah nya bisa juara 2. Bener2 nggak nyangka dan Alhamdulillah banget deh. Jadi, kalau memang ada yg nggak dikasih sama Allah sekarang ini, mungkin itu belum waktu yang tepat aja buat terwujud dan pasti ada ganti yang lebih baiknya.

Tahun ini pun, alhamdulillah banget punya banyak pengalaman baru. Meski ada juga kesedihan melanda karena kehilangan orang yang disayang. Sadar aja sih, kita hidup di dunia hanya sementara. Ada pertemuan pasti ada juga perpisahan. Jadi tabahkan dan kuatkan bersama saja.

Kadang, sering bertanya juga dalam hati. "Apa benar ini? Memangnya aq bisa?" Kadang masih ada rasa rendah diri, minder dan sepertinya belum pantas. Tapi selalu diingatin sama orang rumah, "Heyyyy. Bersyukur dong, berterimakasih sama orang-orang terdekat yang udah dukung. Berdoa dan minta petunjukNya. Lakukan dan berikan yang terbaik. Jadilah diri sendiri dan berprinsip."  Jadi ya, here i'am.

Memang bersyukur itu tidak semudah mengucap hamdalah saja, harus dimaknai dari dalam hati. Diwujudkan rasa syukur itu dengan bekerja sungguh-sungguh misalnya, totalitas dalam setiap hal yang dilakukan. Terlalu sering lihat ke atas nggak baik, terlalu lihat ke bawah pun nntinya bisa bikin sombong, jadi yah sekadarnya saja melihat ke orang lain. Fokus pada apa yang ada dalam diri kita. Jika memang waktunya tepat dan sudah dikehendakiNya pasti ya terjadilan. Kita tinggal jalani ya.

Hmmmm,,,entah ngomong apa ini daritadi ngalor ngidul ya. Intinya sih, mau ungkapin apa yg dirasa aja. Don't take it to heart  ya jika tidak berkenan. Hehehe. See you again in another story....

Sunday, November 24, 2024

Semangat Mengembangkan Diri

Haiiiiiii..... Udah lama banget tidak mengunjungi blog ini. Ternyata masih ada dan aktif ya :)

Nggak tahu kenapa ini tadi tiba-tiba teringat dan pingin nulis. Sebenarnya banyak yang mau diceritain. Tp palingan yang lagi happening banget dan baruuu banget diikutin kemarin ini ya.

Jadi sesuai judul postingan ini, semangat mengembangkan diri ini dalam artian pengembangan potensi ya,,,bukan pengembangan badan ke samping. Hehehe. Meskipun bener juga sih sekarang jd berkembang pesat ke samping karna udah nambah 8an kg dr terakhir posting dulu kayaknya, tp bukan itu yang mau dibahas. Yang pingin diceritain di sini terkait how to develop our skills, our knowledge so our potention can be growth. Cieee, in English ni ye...

Yah, jadi kemarin ini abis mengikuti serangkaian tahapan seleksi sebagai CMA. YTTA aja ya CMA itu apaan...hehe. Awalnya tidak terlalu berambisi, hanya berniat coba-coba. Tp eh, kok rasanya jadi mau banget dan serius bgt ikutinnya karna liat temen2 yg lain juga pada semangat buat ikutan. Di Tahap I seleksi adm sih ternyata tidak lolos dan awalnya tidak tahu kenapa. Lalu dibuatlah pengumuman dan webinar penjelasan terbuka karna mau ada tahap II. Alhamdulillah bisa instropeksi diri dan tahu kenapa nggak lolos adm di tahap I itu. Dari sana, kami kerja sama bareng2 buat lengkapin adm yang kurang. Lalu benerin niat juga dari awalnya coba-coba trus yuk seriusin dan alhamdulillah lolos seleksi adm nya hingga tahap wawancara.

Seneng banget ya, sebagai seorang yang selama ini berkecimpung di LSP sebagai pengurus maupun askom sekarang dapat kesempatan buat grow up lagi. Belajarlah daku mempersiapkan wawancara ini dan tanya2 ke temen yg udah berpengalaman. Agak shock awalnya pas disimulasi oleh bapak rekan DPN IASPRO tp drsana bersyukur banget bisa belajar dan punya pengalaman untuk persiapan wawancara aslinya. Dengan ikut ini, akhirnya mikir walau nggak lulus pun nantinya tp banyak sekali pengalaman yg didapat. Tp harus optimis sih, mudah2an aja lulus dan masuk sbg CMA.

Nah, pas wawancara itu, kebetetulan dapat giliran pertama di antara ber4 teman satu LSP yg ikut. Alhamdulillahnya lancar walau mungkin nggak sebanyak teman2 lain yg ditanyain tp rasanya pas dan cukup porsi tanya jawabnya. Malahan dapat kesempatan ditanya in english lho gara-gara bilang bukan orang Padang dan aslinya dari Jawa Timur tepatnya kediri dan nyebut pare dekat kampung inggris. OMG, i understand about the equations and i can answer it well in Bahasa, but i should answer in English so it makes me a bit nervous and lost my kosakata. Jadi rasanya lupa semua jadinya tetap jawab walau campur-campur in Bahasa and English.

Seneng sih, diapresiasi usahanya dan dikasih saran to develop my english. Ya gimana, biasanya englishnya tu pasif not active jadi tidak kulino pak,,,hehhehe

Nah, itu cerita aktivitas terkahir yg diikuti untuk semangat mengembangkan diri tadi. Sebenarnya kemarin ini sempet ikut jambore GTK juga sih, walau kurang puas dengan apa yg dikirim. Mudah2an ada kesempatan2 lain untuk terus mengembangkan diri ya...Ingat, kalau belum ada kesempatannya, diadakan aja,,dipaksa untuk ada kalau memang benar2 mau mengembangkan diri. Itu baru namanya semangat...ya kan...

see you di cerita berikutnya.

Wednesday, June 12, 2019

Pingin S2!!!!!

#Pagi ini tiba2 inget sama ini blog. Udah lama gak nulis di sini.
Hmmmm, pingin menuangkan isi hati lah ya...Ceritanya aq lagi pingiiiiiiin pake banget skul lagi alias kuliah S2. Keinginan ini sebenarnya dipicu oleh q yg merasa dh bosen karajo se dengan rutinitas di kantor. Terus rasanya diri ini kurang maju gitu, hehehe...
---------------------------------------------------------------------

Di atas adalah draft postinganku di blog ini yang belum jadi kuklik Publikasikan.
Saat itu tahun 2016 atau 2017 kalau tidak salah, di mana diriku merasa butuh banget dan rasanya harus kuliah S2. Namun karena keterbatasan diri ini, maka hasrat itu harus dipendam sekian lamanya (hmmmmm.....)
Yah gimana ya, S2 dulu bagiku bukan suatu hal yang kutargetkan. Setelah kuliah S1, lulus dan akhirnya bekerja, keinginan-keinginan yang hendak kuwujudkan di dalamnya tidak termasuk kuliah lagi. Rasanya sudah cukuplah S1 bagiku. Bahkan dulu keinginan S1 pun bukan suatu hal yang kuimpikan. Bisa mendapatkan gelar S.Si rasanya sudah Alhamdulillah dan luar biasa banget. Teringat diri ini jaman masih di M3K dulu, pas mau lulus aja keinginannya langsung kerja atau malah jadi TKI. Hohoho. Alhamdulillah berkat guru-guru yang memotivasiku dulu serta dukungan dari keluargaku tentunya akhirnya ku bisa selesaikan S1.

Friday, February 24, 2017

Let's Fight

Long time no see U, my blog...
Suddenly i wanna share my feeling. Actually, i think to post it on social media, but i change my mind coz it can be read by my friends and i don't want they think that i'm not OK.
OK, my feeling now isn't good. I think I'm tired of my daily routine and some of business in the office. I feel if every one indifferent with S***'s future, then why i must think it hardly? Why I must do my work (actually my additional work) perfectly? Sometimes I think like that. But I remember someone said to me that "do not be discouraged. while our intention is good and we are trying our best, just let other people like. God always viewed". So, let's try as best as possible and pray for the best result to Him.
Huuuuuft, capek juga nulis dalam bahasa inggris, baru dapat 1 paragraf di atas udah bingung mau nulis apalagi, so seperti biasa ajalah nulis apa yang mau ditulis, semaunya aq...kan blognya punya aq...hehehe
Jadi ceritanya, lagi capeeeeek banget. Boseeeeeen bgt. Dipikir2 koq kayak berjuang sendirian aqnya. Tadinya mo mosting foto yang cukup menggambarkan, tapi setelah lihat galeri di HP ternyata foto2nya kebanyakan malah foto grup and foto sharingan dari WA. Jadi nulis status ajalah. Berkali2 nulis di Wall FB tapi gak jadi diposting karena takutnya yang baca salah persepsi. Apalagi kalo panjang2 nulisnya ntar malah ada yang Baper, hehehehe. So nulis di blog ini ajalah...Maap ya bagi yang baca klo anggap tulisan ini sampah ya gak usah dibaca deh...hehe
Kenapa judulnya Let's Fight? Karena intinya mau nyemangati diri sendiri. Di kala capek dan bosen seperti ini, pinginnya ada yang nasehatin n besarin hati q. Tapi klo gak ada yg peduli (aq nya kan gak cerita siapa2, hehe) ya mending aq sendiri yang nasehatin n mbesarin hati q. Hehe.
Jadi Anis, ayo terus berjuang dan jangan berkecil hati. Ingat kan ada yang pernah bilang "Selama niat kita baik, kita usaha aja di jalan yang benar, maka pasti ada jalan. Biarkan saja orang berkata apa, tak perlu kuatirkan. Gusti Allah mboten sare :)

Who see